FF “SOSHI”

Published Januari 29, 2012 by Thamiie YoonAddict Flosone

Title : “ Soshi “

 

Ranting :

Length : Series

Genre : Friendship

Main Cast :

  • All Member SNSD

Author : Tami Nuryanti

 

Normal Pov-

 

Seungwon High School adalah sekolah popular di Seoul. Banyak anak yang ingin masuk ke sekolah itu. Beberapa anak yang dapat masuk sekolah itu adalah Im Yoona Ah Anak dari Donatur terbesar 50% di Seongwon High School, Kwon Yuri anak dari keluarga Kwon perusahan terkenal di Seoul, Seohyun anak dari donator kedua 30% di Sekolah ini, Taeyeon adalah anak yang berasal dari keluarga kurang mampu namun dapat masuk kesekolah ini karena kepintarannya di semua mata pelajaran, Sunny anak yang berasal dari keluarga Lee yang merupakan Perusahaan rekaman terbesar di Seoul, Tiffany anak dari keluarga yang sederhana dapat masuk ke Seungwon High School karena dia memiliki suara indah, Jessica adalah artis terkenal yang sudah memiliki banyak fans, Hyoyeon adalah anak yang berasal dari keluarga yang biasa saja dia diterima di sekolah ini karena dia pintar Dance dan sering menjuarai Lomba-Lomba dance, Choi Sooyoung anak dari donatur terbesar ke3 20% di seungwon High School.

 

Seungwon High School tidak ada yang sembarangan bisa masuk ke sana.

 

Taeyeon Pov-

 

Hari ini adalah hari upacara penerimaan murid baru di Seungwon High School. Sekolah yang aku impikan.

“AAAAAAA” teriakku senang sambil lompat-lompat di depan kaca kamarku

“Taeng kau kenapa ?” Tanya tiffany sahabatku yang juga bisa masuk ke sekolah itu.

“aku senang … KYAAAA” teriakku lagi kali ini menguncang-guncangkan badan tiffany

“YA!! Taeng a, SAKIT” kali ini giliran tiffany yang berteriak kepadaku

“Mian, hehehe . aku senang sekali, memangnya kau tidak senang??” tanyaku pada tiffany

“Ne, aku senang. Tapi juga sedih” jawab tiffany murung

“Waeyo?” tanyaku lagi

“Aku tidak bisa satu gedung denganmu” katanya murung

Memang di Seungwon High School mempunyai 2 Gedung. Gedung pertama gedung untuk anak yang Pintar di bagian kesenian contohnya Sahabatku ini suaranya indah dan dia masuk ke gedung kesenian, Gedung kedua adalah gedung pelajaran Gedung ini khusus untuk anak pintar dan anak dari keluarga kaya dan aku masuk ke gedung itu.

“Tapi kan kita masih bisa bertemu lagi” kataku pada tiffany berusaha menenangkan

“kenapa kau masuk Gedung itu? ,suaramu bahkan lebih indah dan lebih tinggi dariku. Harusnya kau masuk ke gedung yang sama denganku!!” kata tiffany matanya berkaca-kaca.

“Kita akan bertemu di taman sekolah seusai pelajaran” kataku lagi

“Ne” jawab tiffany tersenyum

“Kajja kita berangkat nanti kita terlambat” kataku menarik tangan tiffany

 

–Soshi—Soshi—Soshi–

 

Saat kami sedang diperjalanan tiba-tiba sebuah mobil lewat diatas genangan air dan itu membuat bajuku kotor.

“Anio !! Bajuku” teriakku

Tiba-tiba dari mobil itu 2 orang yeoja cantik keluar dari mobil dan meminta maaf.

“Mianhae kami tidak sengaja” kata yeoja itu sambil membungkukkan badannya

“Ani, Gwaencahana” kataku

“Kau sekolah di Seoungwon HS?” Tanya seorang yeoja berambut pendek

“Ne, Kau juga?” tanyaku

“Ne” jawab yeoja itu

“Perkenalkan naneun Im Yoona Ah Imnida, dan ini sahabatku Kwon Yuri” kata yeoja berambut pendek yang bernama Yoona

“Annyeong, Kwon Yuri Imnida” kata yeoja berambut panjang yang cantik itu padaku dan tiffany.

“Namamu?” Tanya yoona lagi

“Ah.. Ne, Naneun Kim Taeyeon Imnida dan ini juga sahabatku Stephanie Hwang” kataku mengenalkan diriku

“Annyeong, kalian bisa panggil aku tiffany” kata tiffany

“Annyeong, Senang bertemu denganmu” kata Yuri membalas sapaan tiffany

“Aku akan memberikanmu baju baru yang bersih, sekali lagi Mianhae” kata yoona

“Ani, Gwaencahana” kataku menolak halus

“Ani, bajumu kotor biar kami berikan yang baru” kata yuri

“Kansahamnida” kataku berterima kasih

“Bagaimana kalau kalian berangkat bersama kami ?” Tanya yuri

“Ani, tidak usah” kata tiffany menolak

“Gwaencahana. sebentar lagi upacara penerimaan murid baru dan sekolah jauh dari sini” kata yoona menarik tanganku dan tiffany

“Ah.. Kansahamnida” kataku dia hanya tersenyum

Kamipun berangkat menuju Seungwon High School, ternyata yoona masuk Gedung Pelajaran dan Yuri masuk ke Gedung Kesenian. Syukurlah Tiffany mempunyai teman.

 

Saat di depan sekolah kamipun berpisah. Tiffany dan Yuri menuju ke Gedung Pelajaran sedangkan Yoona dan aku menuju ke Gedung Pelajaran, tapi sebelum kami berdua ke Gedung Pelajaran yoona mengajakku ke Ruang Pembelian yang merupakan ruang untuk membeli pakaian dan atribut sekolah.

 

Setelah selesai kamipun berlari menuju Gedung Pelajaran untuk upacara penerimaan murid baru.

 

— Soshi – Soshi – Soshi —-

 

Seohyun Pov-

 

‘OMO!!! Bagaimana ini? Aku tidak mempunyai teman’ kataku Panik

‘OMO!!! Bukankah itu Jessica Jung? Artis terkenal itu?’ kataku terus menelusuri lekuk-lekuk wajahnya.

Jessica tersadar dan menoleh kepadaku

“Annyeong” Sapanya

“An.. Annyeong” jawabku gugup

“Kau bersama siapa?” Tanya Jessica

“Aku sendiri” jawabku masih tersenyum

“Bagaimana kalau kau bersamaku saja?” Tanya Jessica

‘OMO!!! Sekarang aku bersama seorang artis’

“Bagaimana ?” tanyanya lagi

“Jinja?” tanyaku tidak percaya

“Nae, Siapa namamu?” Tanya Jessica lagi

“Naneun Seo Joo Hyun Imnida” kataku memperkenalkan namaku

“Panggil aku Seohyun” lanjutku

“Ne, Seohyun. Naneun Jessica Jung Sooyeon Imnida. Kau bisa memanggilku Jessica atau Sica. Terserah kau” kata Jessica

“Ne” jawabku mengerti

“Kajja kita ke Lantai 3” ajak Jessica menarik tanganku

 

— Soshi—Soshi—Soshi—

 

Jessica Pov-

 

Akhirnya aku mempunyai teman yang bukan seorang penjilat seperti yeoja-yeoja yang mendekatiku. Seohyun aku harap kita bisa menjadi teman baik.

 

Oh   Oh   Oh   Oh   Oh

Oh   Oh   Oh   Oh  Oh

Oh   Oh   Oh   Oh  Oh

Kanpeki na Bad Girl

Oh   Oh   Oh   Oh   Oh

Oh   Oh   Oh   Oh  Oh

Oh   Oh   Oh   Oh  Oh

Kanpeki na Bad Girl yo  ( SNSD – Bad Girl )

 

Suara sebuah lagu mebuyarkan lamunanku dan seohyun di taman seusai Upacara Penerimaan Murid baru. Kamipun menghampiri asal suara tersebut.

 

Seorang yeoja dengan lincahnya menari-nari di dekat danau sekolah. Kamipun menghampiri yeoja tersebut. Yeoja itupun menghentikan tariannya dan menyapa kami.

“Annyeong” sapa yeoja itu

“Annyeong” sapa aku dan seohyun bersamaan

“Apa kau masuk ke Gedung Kesenian ?” tanyaku

“Ne” jawabnya ramah sambil tersenyum

“Wah … berarti kita sama, ya kan Seohyun ?” tanyaku pada seohyun

“Ne, Unnie” jawabnya lembut

Dia memanggilku Unnie?? Oh iia aku lupa dia lebih muda dariku.

“Siapa namamu ?” tanyaku

“Naneun Kim Hyoyeon Imnida,kau?” tanyanya

‘Mwo ??? Apa dia tidak tahu siapa aku??’ kataku kaget dalam hati

“Jessica Jung Sooyeon Imnida dan ini teman baruku Seo Joo Hyun” kataku memperkenalkan diriku

“Annyeong, panggil aku Seohyun saja” katanya tersenyum

“Ne” jawabnya singkat

Tiba-tiba …

“YA!! Kau Playboy cap kaki tiga, Berhenti mengangu yeoja itu” kataku berteriak kepada seorang namja yang kukenal, Dia adalah Lee Sungmin Putra tunggal sekaligus penerus perusahaan Lee.

“Annyeong Jessica Jung Sooyeon” sapanya meledek

“YA!! Pergi kau Pingky Boy” kataku balas mengejek

Sungmin pun mendekatiku aku tau apa yang akan dia lakukan dia akan menamparku. Saat dia sudah melayangkan tangannya aku hanya bisa menutup mataku pasrah.

3 detik ..

6 detik …

15 detik ..

30 detik ..

Akupun membuka mataku dan ternyata ada seorang yeoja yang menahan tangan Sungmin dia Choi Sooyoung, putri dari donatur ke3 terbesar di sekolah ini.

“Kau Seorang namja kan ?” Tanya sooyoung memegang lengan sungmin.

“Tentu saja” jawabnya

“Kalau kau seorang namja seharusnya kau tidak memukul seorang yeoja, perbuatan itu hanya dilakukan oleh seorang yeoja” kata Sooyoung melepaskan tangan Sungmin Kasar.

“Lihat saja sunny, kau akan kubuat mencintaiku” kata sungmin tersenyum miris

Yeoja yang bernama sunny itu hanya menunduk lesu.

“Kansahamnida Jessica Jung dan Choi Sooyoung” kata sunny tertunduk lesu

 

Sunny Pov-

 

“Lihat saja sunny, kau akan kubuat mencintaiku” teriak sungmin oppa

Aku hanya tertunduk lesu. Apa oppa tidak menyadari ?, aku sudah mencintaimu lebih dulu daripada yeoja yang menjadi pacar pertama oppa, dan semua itu membuatku lesu.

“Kansahamnisa Jessica Jung dan Choi Sooyoung” kataku lesu

“Nae, Cheonma” jawab Sooyoung

“Sunny apa kau mencintai namja itu?” Tanya Jessica

“Mwo?” kataku kaget

‘MWO?? Bagaimana dia bisa tau?’ katku dalam hati

“Anii, Ak..aku tidak mencintai namja itu. Aku membencinya” jawabku mengelak

“Syukurlah, lebih baik kau jauhi namja yang bernama Sungmin itu” lanjut Sooyoung

“Ne” jawabku singkat

 

— Soshi—Soshi – Soshi —

 

Sooyoung Pov-

 

“Annyeong naneun Jessica Jung Soyeon Imnida” kata artis yang mirip seorang Barbie itu

“Ne, aku sudah tau. Naneun Choi Sooyoung Imnida” kataku balas memperkanalkan diriku

“Ne ^^ “ jawabnya

“hey .. bisakah kita bertiga menjadi teman ?” Tanya Sunny

“Tapi aku mempunyai 2 orang teman lagi” kata Jessica

“Nugu yo ?” tanyaku

Jessica pun berlari menuju 2 orang yeoja yang sedang memperhatikan kami. Ditariknya kedua yeoja itu menghampiri kami.

“Nah ini dia 2 temanku, ini Seo Joo hyun” katanya memperkenalkan seorang yeoja cantik berambut panjang dan memiliki wajah polos

“Annyeong, Seo Joo Hyun Imnida. Panggil aku Seohyun” sapa yeoja bernama seohyun itu.

“Annyeong Seohyun, Naneun Choi Sooyoung dan ini Lee Sunkyu” kataku memperkenalkan diri.

“Dan yang satu ini namanya Kim Hyoyeon” lanjut Jessica

“Annyeong Sooyoung dan Sunkyu, naneun Kim Hyoyeon Imnida” kata yeoja berambut panjang itu

“Annyeong Hyoyeon, panggil saja aku Sunny” jawab sunny

“Ne, Sunny” kata Hyoyeon

“Kalian masuk gedung mana? “ Tanya Sooyoung

“Aku, Seo, dan Hyo masuk gedung Kesenian, kalau kalian? “ Tanya Jessica

“Aku masuk gedung pelajaran” jawab sunny

“Sama, aku juga masuk gedung pelajaran” jawabku

 

—Soshi—Soshi – Soshi —

 

 

Normal Pov-

 

Di danau Seungwon High School berkumpul 4 orang yeoja yang sedang bercanda dan tertawa. Mereka adalah Yoona, Taeyeon, Yuri, dan Tiffany.

“untuk merayakan pertemanan kita, bagaimana kalau aku traktir makan di kantin” kata Yuri

“Ne, Biar aku dan Yuri yang bayar. Ini juga sebagai tanda maaf kami” lanjut yoona

“Ani, Gwaencahana” jawab taeyeon dan tiffany bersamaan

“Ani, kajja” yuri menarik tangan taeyeon dan tiffany menuju Kantin

 

@Kantin Seungwon

 

“Taeyeon dan tiffany, kalian tunggu sini saja ya? Biar aku dan yoona yang memesan” Tanya yuri pada Taeyeon dan Tiffany. Mereka hanya membalas dengan senyuman. yuri dan Yoona pun pergi memesan makanan untuk kami berempat.

 

Taeyeon Pov-

 

“Mereka baik ya taeng ?” Tanya tiffany

‘oppa .. kapan oppa kembali?’ kataku dalam hati melamun

“YA!! Taeng kau memikirkan namja pabo itu?” Tanya tiffany tepat pada sasaran

“A.. Anio” jawabku mengelak

“kau tidak bisa berbohong pada seseorang yang sudah 10thn menjadi sahabatmu” kata tiffany.

Aku hanya bisa membuang nafas panjang, memang aku tidak pandai berbohong pada sahabatku yang satu ini.

“Taeng aku mau ke toilet sebentar ya?” Tanya tiffany

“Ne” jawabku singkat.

Tiffany pun melangkah menuju toilet. Saat aku sedang duduk tiba-tiba.

“Hei kau Kim Taeyeon kan?” Tanya seorang yeoja yang membawa minuman di tangannya

“Ne, Nugu yo?” tanyaku tersenyum

“Memangnnya kau sanggup bayar makan mahal disini?” Tanya yeoja satunya

“Ne?” kataku bingung dengan pertanyaan mereka

“Makanan disini sangat mahal, kau sanggup membayarnya ? ,apa perlu kami yang bayar ?” Tanya yeoja lainnya yang diiringi tawa ke2 yeoja lainnya.

Aku hanya tersenyum. ‘tidak sopan sekali mereka’ gerutuku dalam hati.

Tiba-tiba yeoja yang membawa minuman menumpahkan minumannya di kepalaku. Aku pun berdiri.

“upss .. Mianhae kami tidak sengaja, kami pergi dulu ya? Paii paii taeyeon” kata yeoja itu tertawa dan pergi meninggalkanku. Aku hanya bisa menangis melihat diriku yang sudah basah dengan jus jeruk.

‘BRUKKK’ seseorang menonjok yeoja yang menyiramku. OMO dia Yoona

“YA!! Kau jangan pernah mengejek Taeyeon, kau pikir kau siapa ? berani-beraninya mengejek sahabatku” teriak yoona

“YA!! NUGU YO ? AKU ORANG PALING BERKUASA DISINI KAU TIDAK TAU?” teriak yeoja yang menyiramku

“AKU IM YOONA AH dan AKU TIDAK KENAL KAU” teriak yoona tidak kalah besar.

Saat yoona bilang begitu semua orang berbisik-bisik. Kudengar salah satu dari mereka berbisik

“mwo ? dia im yoona ah? Pantas saja cantik”

“Im Yoona ah? Anak dari donatur terbesar di Sekolah ini”

‘Mwo?? Yoona? Benarkah itu?’ tanyaku dalam hati

Ketiga yeoja itupun pergi dengan rasa malunya.

“Hey kau” kata yuri memanggil yeoja yang menyiramku

“Ne?” Tanya yeoja itu menghampiri yuri

‘BYURRR’yuri menyiram yeoja itu dengan Jus Apel

“Upss Mian, oh iaa ini balasanku untuk sahabatku taeyeon .. pai paii” kata yuri meninggalkan yeoja itu.

Yoona dan Yuri menghampiriku

“Taeng, Gwaenchanayo?” Tanya yoona khawatir

“Gwaencahana” jawabku menghapus air mataku

“lebih baik aku berikan baju baru lagi untukmu ne ?” tawar yoona

“Ani, Gwaencahana. Ini bisa di bersihkan” jawabku lalu meninggalkan mereka menuju toilet.

“Hey, kami kan temanmu” kata Yoona dan Yuri bersamaan yang tiba-tiba berada di belakangku.

 

— Soshi – Soshi – Soshi —

 

Tiffany Pov-

 

“Kau tau tidak disini banyak orang kaya sombong kau harus hati-hati atau kau akan di bully” kata seorang yeoja

“Mwo ??  jinja?” Tanya yeoja lainnya

“Ne, kau tidak lihat yeoja yang dikantin itu? Dia dibully karena dia berasal dari keluarga kurang mampu dan bisa masuk sekolah ini karena dia pintar” lanjut yeoja itu

“Ne, kajja kita pergi” kata yeoja itu saat aku keluar dari toilet.

Akupun memperhatikan diriku di cermin toilet ini.

“Seram juga sekolah ini” kataku lalu mencuci tanganku dan menuju pintu toilet.

‘BRUKKK’ seseorang jatuh

‘OMO aku menabrak seseorang’ kataku panic

“Auuww” yeoja itu meringis kesakitan

“Mianhae .. mianhae”kataku menundukkan badanku berkali-kali meminta maaf pada yeoja yang bajunya sudah basah karena terkena jus.

“MIAN ??? kau pikir bisa mengatakan mian segampang itu ?” teriak yeoja itu menjenggut rambutku.

“Auww.. Mianhae” kataku menangis

“PABO” ‘DRukkk’ yeoja itu mendorongku ke tembok yang menyebabkan kepalaku berdarah.

Tiba-tiba beberapa orang yeoja masuk dan semua menjadi gelap.

 

Sunny Pov-

 

“Aduhhh … ke toilet dulu ya?” tanyaku pada ke4 teman baruku

“Ne, aku juga ingin merapihkan rambutku” sambung Jessica.

“YA!! Chakkaman, makanannya belum habis” teriak sooyoung yang seorang shikshin itu.

“Kajja” kataku dan diapun meninggalkan makanannya

Saat di depan toilet aku dan ke4 sahabatku mendengar sesuatu.

‘DRUKK’

Kamipun cepat cepat membuka pintu toilet dan melihat seorang yeoja terbaring dengan darah segar mengalir di kepalanya dan 3 orang yeoja tersenyum melihat yeoja itu pingsan.

“YA!! KAU APAKAN YEOJA ITU ?” Teriak Sooyoung

“AKU MENDORONGNYA KE PINTU, KAU PUAS?” kata yeoja itu berteriak Capslock dan hendak meninggalkan kami.

Tapi dengan sigap Hyo menarik tangan yeoja itu dan mencengkramnya keras-keras.

Tiba-tiba pintu dibuka oleh 3 orang yeoja, aku kenal salah satu dari 3 yeoja itu. Dia adalah Im Yoona Ah, putri dari donatur terbesar di sekolah ini.

“kenapa ini?” Tanya yeoja yang berambut panjang

“Anio, Fanny a” teriak yeoja lainnya yang bersama yoona

“ini ulah mereka bertiga” kata hyo menunjuk Min bersaudara.

“YA!!! Kau lagi ? ,aku akan membawamu ke kepala sekolah lihat saja nanti” teriak yoona mengguncang-guncangkan tubuh Yeoja yang bernama fanny itu.

“Kansahamnida” kata yuri berterima kasih, kami membalasnya dengan senyuman

“Yoona, kajja kita bawa Fanny ke ruang kesehatan” ajak yeoja yang air matanya mengalir deras di pipinya.

“Tapi taeng kau harus membersihkan dirimu dulu” kata yoona

“Biar kami saja yang bantu” sambungku

“Ne ? Kansahamnida” kata yoona

“Biar aku, Seo, dan sooyoung membawa yeoja itu ke ruang kesehatan” kata Hyo

“Aku dan Sunny, ya kan namamu sunny?” Tanya Yeoja yang berambut panjang itu

“Ne” jawabku tersenyum

“Kita membawa 3 yeoja ini ke Ruang Kepala sekolah” lanjut yeoja itu

“dan aku akan membantumu membersihkan temanmu” jawab Jessica

“Kansahamnida, jeongmal kansahamnida” kata yoona ada kita semua.

 

Jessica Pov-

 

Saat semua sudah pergi tinggal aku dan 2 orang yeoja yang tidak aku kenal berada di toilet ini.

“Naneun Im Yoona Ah Imnida dan ini Kim taeyeon” sapa yeoja berambut pendek itu

“Ne ^^, naneun Jessica Jung Sooyeon Imnida” kataku

“kau kenapa bajumu basah ?” tanyaku

“dia disiram yeoja tadi” kata yoona membersihkan baju taeyeon

“mereka pantas keluar dari sekolah ini” kataku juga membersihkan baju taeyeon

 

— Soshi – Soshi – Soshi —

 

Normal Pov-

 

Semenjak kejadian itu kesembilan yeoja itu jadi akrab bahkan mereka bersahabat. Semua murid menyebutnya SOSHI.

 

_______________________

 

Yoona Pov-

 

Kami semua disini. Aku dan 8 sahabatku di rumah pohon yang kami buat bersama-sama. Yuri, Seohyun, Taeyeon, Tiffany, Hyoyeon, Sooyoung, Jessica, Sunny. Kamipun menyanyi bersama.

 

 

[Jessica] Noonbooshin gyejol gadeukhi hyangiro oon goril jina

[Yuri] Jokshim seuron nae bal goreun doogeun goryo

[TaeYeon] Jokshi mari nal hyanghae eutneun geudae moseub gaga wojimyun

[Sunny]Sesang modeun haengboki da nae got gata

 

[Tifanny]Neujeun ohu haesaleh moon deuk jameso gae

[SooYoung] geudae moreuge usojyo

 

[All]Ajikdo mon mi raeye irige jiman geudae goomi anigi

Just one love oori doori goro ganeun giri

[Jessica] gagireul baraeyo

 

[SeoHyun]Good morning mae il achimen nalgae ooneun geudaeye jonhwa

[Yoona]Machi oori hamke matneun achim gata

 

[TaeYeon]Yonghwa chorom gon nejun yebeun satang boda

[Hyoyeon] do ook dalgom han geudae jyo

 

[All]Anheun shiganeul dara byonhagetgi man doo son noji an gireul

Just for love yongwontorok majimakil sarang

[Tifanny] geudaegil baraeyo

 

[Sunny]Numoona sojong hangolryo

[Seohyun] geudaeye sarangee

[Jessica]Oh it’s true ojik saroman bomyo geudae gyute itgo shipo

 

[All]Man heun shigan soge byon han getjiman dooson noji an gireul

Just for love yongwon torok ajimanil sarang

[Taeyeon] geudae gil barae yo

[Jessica}To make my life complete

[Tifanny]You make my life complete

 

(SNSD – Complete )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: