FF “When God Wills”

Published Januari 29, 2012 by Thamiie YoonAddict Flosone

Tittle : “When God Wills”

Genre : Sad , Romance

Length : One Shoot

Main Cast : Im Yoona SNSD . KiBum SUJU

Other Cast: Kristal F(x)

Author : Tami Nuryanti @9angelsnsd

NO BASHING !!

NO COPAS !!

DONT BE A SILENT READERS !!

Di sebuah rumah sakit ternama di korea terlihat seorang yeoja yang sedang memangdangi keindahan dari dalam kamarnya melewati kaca . Yeoja itu bernama , Im Yoona Ah .

Sudah bertahun-tahun Yoona menderita kanker kronis yang merenggut semua kebahagiaannya .

Yoona Pov-

Bahagia sekali mereka bisa bermain , bercanda , bergembira , bersiul . sejak aku menderita kanker ini aku tidak dapat bermain seperti mereka , bercanda dengan teman , bersiul seperti burung burung .’ Apa aku tak berhak merasakannya ? ’ pertanyaan itu terus tergiang di dalam kepalaku .

Hari demi hari kulewati semua kesedihan ini . aku mencoba untuk tersenyum agar semua tidak sedih karena penyakitku .

Hari ini aku berjalan-jalan di taman rumah sakit sekedar menghilangi rasa bosan yang selalu melanda diriku .

Saat aku sedang duduk di bawah pohon maple sambil membaca sebuah buku . aku melihat seorang namja , dia manis . sepertinya namja itu sedang menjenguk seseorang .

Saat aku perhatikan tiba-tiba dia menoleh dan tersenyum sangat manis . dan aku juga membalasnya dengan senyumku . aku perhatikan namja itu mulai menjauh dan semakin menjauh . aku pun melanjutkan membaca bukuku .

Kibum Pov-

Hari ini aku akan menjenguk yeodongsaengku di sebuah rumah sakit . aku melajukan mobilku dengan sedikit kencang .

Saat aku berada di koridor di rumah sakit itu . aku mendapati seorang yeoja cantik yg memakai seragam pasien sedang memperhatikanku . Lalu , aku memberikannya senyum terbaikku , dan dia membalas senyumku . dia sangat cantik , sepertinya aku akan lebih sering menjenguk adikku .

Yoona Pov-

Saat sedang membaca novelku . aku kaget mendengar suara seseorang , aku kenal suara itu dia adalah adikku Kristal . “ Unnie , kenapa kau ada di sini ?” Tanya Kristal padaku . “ Aku hanya ingin menghilangkan rasa bosanku “ jawabku masih terfokus pada bukuku . “ Unnie , aku membawakan majalah baru untuk unnie “ kata Kristal . yah , memang sejak aku menderita penyakit ini aku hanya dapat melihat dunia melalui majalah dan buku-buku.

“Ah .. Jinja ? “ tanyaku masih ragu “Ne” jawab Kristal jawab Kristal sambil menunjukkan sebuah Plastik . langsung aku ambil dan menyobek plastiknya .

Walaupun agak bosan karena tidak dapat melihat secara langsung tapi aku bersyukur masih bisa mengetahui info-info tentang seoul dan dunia .

Ditaman itu kami tertawa bersama karena membaca buku komik yang dibawakan Kristal . aku bersyukur tuhan masih memberikan kebahagiaan untukku walau hanya sedikit dengan memberikanku seorang Yeodongsaeng yang sangat baik dan sayang padaku .

@keesokan harinya

Saat ini aku sedang membaca buku Novel yang dulu diberikan Umma dan Appaku saat aku berulang tahun . dan seperti biasa aku menghabiskan waktuku di bawah pohon maple yang sejuk . Tapi , entah kenapa belakangan ini kepalaku agar terasa sakit . karena merasa tidak kuat aku putuskan untuk kembali ke dalam kamarku , tapi saat di tengah perjalanan menuju kamarku palaku terasa lebih sakit dan aku pingsan , sebelum pingsan aku melihat seorang namja yang sedang menahanku agar tidak jatuh . Aku pernah melihat namja itu dan semua tiba-tiba menjadi gelap.

Aku melihat seorang Namja memakai pakaian serba putih “Kau akan mendapat kebahagiaan yang sangat indah walaupun hanya sebentar dan akan mendapatkan kebahagiaan itu di dunia yg berbeda ” kata namja itu sambil pergi menjauh .

Perlahan ku buka mataku melihat sekelilingku putih ternyata aku masih di dalam rumah sakit . Namun , saat aku lihat di sebelahku ada seorang namja , dia tertidur . aku mencoba mendudukan badanku dan AWW!! Palaku masih sakit . ringisanku membangunkan namja itu .

“ Gweancahana ? “ Tanya namja itu “ Gwaenchanayo . Kamsahamnida “ jawabku “cheonmaneyo “ jawab namja itu “ Masih igat aku ? “ tanyanya “ Ne , kau namja yang ditaman kan ?” tanyaku “ Ne , Kim Kibum Imnida “ kata namja itu memperkenalkan dirinya . “ Im Yoona Ah Imnida “ kataku sambil membungkukkan kepalaku(?) . “ Wae ? “ Tanyaku karena dari tadi di memperhatikanku “ ada yg salah ? “ lanjutku . “ kenapa kau sangat can .. ah maksudku maukah kau menjadi temanku ? “ tanyanya “ Ne “ jawabku disertai anggukan dan senyum yg mengembang .Dia adalah teman pertamaku .

“ Kau harus memanggilku dengan sebutan OPPA karena aku sedikit lebih tua darimu “ katanya padaku “ Haha . Tentu saja OPPA “ jawabku dan kami berdua pun tertawa .

Tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 20.30 p.m . “ Oppa , Kau tidak pulang kerumahmu . Tapi , bukan maksudku mengusir loh “ tanyaku “ Ah .. iaa . Tidak apa-apa . Yoona aku Pulang ya ? Annyeong “ katanya sambil dadah(?)dan pergi dari ruangan itu .

@keesokan Harinya

Seperti biasa hari ini aku duduk di bawah pohon maple sambil membaca Novelku . “Yoona” Teriak seorang namja , saat aku menoleh ku lihat namja itu melambai padaku . lalu aku balas dengan senyuman .

“ Oppa kenapa bisa ada di sini ? “ tanyaku , pada namja itu yang taklain adalah kibum oppa. “ Hari ini aku menjenguk adikku “ jawabnya “Memangnya adikmu sakit apa ? “ tanyaku “ Dia kecelakaan mobil , sebuah truk dengan kecepatan tinggi menabrak mobilnya yang sudah hampir jatuh ke dalam jurang “Jawabnya menjelaskan “ adikmu tidak apa-apakan ?” tanyaku pada Oppa “ Ne , seminggu lagi dia boleh pulang “ jawabnya “ Syukurlah “ .

*****

‘Apakah kebahagiaanku akan berakhir minggu depan ?’ pertanyaan itu terigiang dikepalaku saat aku berada di kamar . umma yang menyadari aku melamun “Yoona , Wae ? “ Tanya umma penuh khawatir “ah , Gwaencahyo “ jawabku sambil menghabiskan coklat panas yang dibawakan Umma .

Hari – hari aku habiskan bersama Kibum Oppa . Tak terasa ini adalah hari terakhir oppa disini .

saat ini aku berada di bawah pohon maple bersama kibum oppa . “Yoona kenapa kau bisa berada di sini ? “ Tanya kibum oppa yang langsung membuatku merasa sedih . kibum oppa yang menyadari kesedihanku langsung meminta maaf “ Mian yoona , aku tak bermaksud “ kata kibum oppa meminta maaf “ Ah , Gwaenchanayo . Aku menderita kanker kronis yang kuderita sejak usiaku umur 9 tahun “ kataku tak terasa air mataku meleleh karena mengingat semua deritaku sejak penyakit ini melanda tubuhku .

“Yoona , Kau jangan menangis “ kata kibum oppa sambil mengusap air mataku dengan tangannya “ Yoona , bolehkah aku menjadi orang yang dapat mengisi kekosongan hatimu ? “ Tanya kibum oppa “ Maksud oppa? “ tanyaku masih heran “Saranghae Yoona Ah” kata kibum oppa yang membuat aku kaget setengah mati(?) dan juga merasa senang “aku janji akan selalu membahagiakanmu Yoona “ Kata kibum oppa yang masih menghapus air mataku .

Aku langsung memegang tangannya yang berada di pipiku “ Na..Nado saranghae “ jawabku disertai senyuman yang mengembang dari pipi oppa . “Aku janji setiap hari akan menjengukmu “ kata oppa penuh semangat dan kami pun berpelukan .

“ Yoona ,aku harus pulang “ kata oppa di tengah-tengah kebahagiaan . “Oppa besok akan ke sini lagi ?” tanyaku “ Ne , tentu saja Chagi “ jawab kibum oppa sambil melambai dan pergi menjauh .

@keesokan harinya

Hari ini oppa menepati janjinya untuk menemuiku .kami bersama-sama bercanda di bawah pohon Maple . apa maksud perkataan orang itu adalah ini ?“Kau akan mendapat kebahagiaan yang sangat indah walaupun hanya sebentar dan akan mendapatkan kebahagiaan itu di dunia yg berbeda ” tapi apa maksudnya kalimat akhir. Tapi aku tidak mengambil pusing aku hanya menikmati kebahagiaanku bersama kibum oppa . saat ini rasanya penyakitku sembuh . Oh iya .. aku belum memberitaukan Kristal yang sedang berada di New York melanjutkan studynya . aku hanya berharap agar Kristal cepat pulang .

Aku dan oppa sudah berpacaran beberapa bulan . sampai suatu hari “ Yoona “ kata kibum oppa saat kami berdua duduk di tempat favorit kami yaitu di bawah pohon maple . dia merogoh sakunya memperlihatkan sebuah kotak yang bewarna merah didalamnya berisi cincin “Will you Marry me ? “ Tanya kibum oppa , lalu aku mengangguk disertai senyuman yang sangat mengembang dan kami pun berciuman di bawah pohon maple.

Keesokan harinya pun aku menceritakan kejadian tentang Kibum oppa yang melamarku . Ummapun dengan senang merestui pernikahan kami.

Kibum Pov-

Hari ini aku akan menjenguk yoona . dan memberitaukan bahwa semua keluargaku merestui ku menikah dengan yoona .

Saat aku berada di depan rumah sakit . aku langsung memakirkan mobilku . dan berlari menuju kamar yoona .

Ku lihat yoona sedang duduk membaca Novel yang aku berikan novel tentang cerita cinta sejati , Novel Twilight .

“Yoona-ah” kataku di depan pintu “ Oppa” katanya disertai senyuman yang aku sukai . “ Yoona , kita bisa menikah 2minggu lagi “ kataku bersemangat “kenapa cepat sekali ? “ tanyanya “wae ? kau tidak senang ? “tanyaku memenyunkan bibirku dan dia Tertawa? “ haha. Jangan seperti itu , aku hanya bingung “ tanyanya “ umma dan appaku merestui kita menikah “ “Jinja ? Ummaku juga “ kami pun berpelukan lama sekali .

Yoona Pov-

Tak terasa sudah hari esok pernikahanku dengan oppa . Oppa bilang akan mengambil baju pengantin besok pagi-pagi . malam ini aku tidak bisa tidur . aku memikirkan malam pengantinku dengan Oppa .

Tapi tak terasa aku tertidur juga .

Kibum Pov-

Hari ini aku senang sekali karena aku akan menikah dengan yoona . aku mengirim pesan singkat / sms pada yoona

“Yoona setengah aku akan mengambil gaunmu”

Dia membalas

“Ya , hati – hati“

Aku kirim lagi

“Saranghae “

Dan dia membalaslagi

“ Nado saranghae oppa “

Aku pun melajukan mobilku dengan kecepatan tinggi karena aku sangat senang dan bersemangat . Tapi “ BRUKKK”

Normal Pov-

Sebuah mobil keluar dari badan jalan terbalik berkali-kali karena sebuah truk menabrak mobil itu , didalam mobil itu terdapat seorang namja yaitu Kibum .Lalu sebuah mobil ambulans datang dan membawa Kibum , tapi sayangnya tuhan berkehendak lain dan akhirnya kibum pun meninggal .

Sementara si penjahit berusaha menelphone keluarga Kibum ingin menanyakan tentang kibum yang belum sampai di tempatnya. Si penjahit ingin mengabarkan bahwa sampai sekarang ia belum juga sampai ke rumah padahal sudah sangat terlambat.

Akhirnyai penjahit itu memutuskan untuk datang ke rumah pengatntin wanita, saat tiba di rumah calon pengantin wanita sambil membawa gaun penganti yang sangat indah dan meminta maaf karena terlambat. Pihak keluarga tidak mempermasalahkan sebab keterlambatannya membawa gaun itu. Mereka malah memintanya agar memberitahu Kibum bahwa sakit Yoona tiba-tiba kambuh dan sekarang sedang dilarikan ke rumah sakit. Kali ini sakitnya tidak memberi Yoona banyak kesempatan.

Tadinya sakit tersebut seakan masih berbelas kasih kepadanya, tidak ingin Yoona merasa sakit. Sekarang rasa sakit itu benar-benar membuat derita dan kesengsaraan yang melebihi penderitaan yang ia rasakan sepanjang hidupnya yang pendek.

Beberapa menit kemudian datang berita kematian Kibum di rumah sakit dan setelah itu datang pula berita meninggalnya sang calon pengantinnya, Yoona.

Yoona Pov –

Sekarang aku tau maksud namja itu “Kau akan mendapat kebahagiaan yang sangat indah walaupun hanya sebentar dan akan mendapatkan kebahagiaan itu di dunia yg berbeda ” aku akan mendapat kebahagiaan di dunia bersama kibum oppa kare maut memisahkan kami dan kami akan kebali bersatu di dunia lain bersama selamanya .

“When God Wishes No one change it ”

Ini adalah KEHENDAK TUHAN .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: